Syehk Lemah Abang

Syehk Lemah Abang

Bagi yang tahu tentang Riwayat dan ajaran syekh siti jenar mari berbagi.......jika tidak suka jgn mencela.....lebih baik diam......
Syekh Siti Jenar (juga dikenal dalam banyak nama lain, antara lain Sitibrit, Lemahbang, dan Lemah Abang) adalah seorang tokoh yang dianggap Sufi dan juga salah satu penyebar agama Islam di pulau Jawa yang sangat kontroversial di Jawa, Indonesia.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal-usulnya, di masyarakat,
terdapat banyak varian cerita mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar.
Sebagian umat Islam menganggapnya sesat karena ajarannya yang terkenal, yaitu Manunggaling Kawula Gusti.
Akan tetapi sebagian yang lain menganggap bahwa Syekh Siti Jenar adalah
intelektual yang sudah

Primbon Jawa

Primbon Jawa

NEPTUNING DINA
NEPTUNING PASARAN
Ahad = 5
Legi = 5
Senen = 4
Pahing = 9
Selasa = 3
P o n = 7
Rabu = 7
Wage = 4
Kemis = 8
Kliwon = 8
Jum’at = 6

Sabtu = 9




DINA KALAHIRAN SARTA PANGURIPANE
Minangka pinuju kalairanipun kapendhet saking gunggungipun neptu dinten lan pasaran, lajeng dipun wuwuhi kalawan neptunipun sasi :
muharram
neptunipun setunggal
Rajab
neptunipun tiga
Shafar
neptunipun tiga
Sya’ban
neptunipun gangsal
Rabi’ulawal
neptunipun sekawan
Ramadhan
neptunipun enem
Rabi’ulakhir
neptunipun enem
Syawal
neptunipun setunggal
Jumadi’lawal
neptunipun pitu
Zulkaidah
neptunipun kalih
Jumadi’lakhir
neptunipun kalih
Zulhijjah
neptunipun sekawan
Kapendhet saking neptunipun sasi kalairan, Sakmenika gunggungipun wau menawi langkung saking 10, lajeng ditilar 9, pinten sisanipun. Menawi sisa :
1. 2 utawi 6, menika wiji Lor, kang dados panguripanipun dagang, sanadyan kalih liya-liyanipun sampun benten kaliyan dagang.
2. 3 utawi 5, menika wiji kilen, panguripanipun laku Santri, sanadyan kalih liya-liyanipun, sampun benten kaliyan saking laku Santri.
3. 1 utawi 4, menika wiji Wetan, panguripanipun lakui priyayi, sanadyan kalih liya-liyanipun, sampun benten kaliyan saking laku Priyayi.
4. 7 utawi 8, menika wiji Kidul, panguripanipun among tani, sanadyan kalih liya-liyanipun, sampun benten kaliyan among tani.
5. 9, menika dipun wastani : tanpa tenggak tanpa siran, inggih menika wiji Raja, watakipun boten kenging dipun perintah, malah mrentah.
PETUNG PANCA SUDA

WATAKING MANUNGSA SAKA DINA KALAIRANE

Sejarah Agama Hindu

Sejarah Agama Hindu




 

 

 

 

 

 

Agama Hindu adalah agama yang mempunyai usia terpanjang merupakan agama yang pertama dikenal oleh manusia. Dalam uraian ini akan dijelaskan kapan dan dimana agama itu diwahyukan dan uraian singkat tentang proses perkembangannya. Agama Hindu adalah agama yang telah melahirkan kebudayaan yang sangat kompleks dibidang astronomi, ilmu pertanian, filsafat dan ilmu-ilmu lainnya. Karena luas dan terlalu mendetailnya jangkauan pemaparan dari agama Hindu, kadang-kadang terasa sulit untuk dipahami.

Banyak para ahli dibidang agama dan ilmu lainnya yang telah mendalami tentang agama Hindu sehingga muncul bermacam- macam penafsiran dan analisa terhadap agama Hindu. Sampai sekarang belum ada kesepakatan diantara para ahli untuk menetapkan kapan agama Hindu itu diwahyukan, demikian juga mengenai metode dan misi penyebarannya belum

Perwayangan

Perwayangan


Wayang, merupakan salah satu bentuk teater tradisional yang paling tua. Pada masa pemerintahan Raja Balitung, telah ada petunjuk adanya pertunjukan wayang, yaitu yang terdapat pada prasasti Balitung dengan tahun 907 Masehi, yang mewartakan bahwa pada saat itu telah dikenal adanya pertunjukan wayang.
Prasasti berupa lempengan tembaga dari Jawa Tengah; Royal Tropical Institute, Amsterdam, contoh prasasti ini dapat dilihat dalam lampiran buku Claire Holt Art in Indonesia: Continuities and Changes,1967 terjemahan Prof.Dr.Soedarsono(MSPI-2000-hal 431).


Tertulis sebagai berikut:
Dikeluarkan atas nama Raja Belitung teks ini mengenai desa Sangsang, yang ditandai sebagai

Guru Sejati


Mau tidak mau, makhluk hidup harus mempercayai pada sesuatu yang ghaib. Apabila tidak mempercayai hal yang ghaib, berarti kita sudah tidak percaya pada GUSTI ALLAH. Lho kok bisa? Jelas bisa. Alasannya, bukankah GUSTI ALLAH itu ghaib? Antara manusia dan GUSTI ALLAH terdapat ribuan hijab yang menutupi sehingga kita tidak bisa melihatNYA secara langsung.
Bahkan kita tidak bisa merabaNYA karena

Hakekat Rukun Islam menurut Syekh Siti Jenar


1. Syahadat (Sasahidan Ingsun Sejati)
Selama ini, syahadat umumnya hanya dipahami sebagai bentuk mengucapkan kata “Asyhadu an la ilaha illa Allah, wa asyhadu anna Muhammad al-rasul Allah”. Dan karena hanya pengucapan, wajar jika tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap mental manusia. Siapapun toh dapat mengucapkannya, walau kebanyakan tidak memahaminya. Padahal makna sesungguhnya bahwa syahadat adalah “kesaksian” bukan “pengucapan” kalimat yang menyatakan bahwa ia telah bersaksi.
Ketika kita mengucakan kata “Allah”, maka kata ini harus hadir dan lahir dari keyakinan yang mendalam.

Pada saat pengucapan, kita harus yakin bahwa Allah “ada” pada diri nabi-Nya, dan bahwa setiap diri kita mampu membawa peran nabi tersebut. Dalam ma’rifat, nabi dan
kenabian sebagai suatu hal yang selalu hidup. Dan ketika person nabi terakhir diberi label “Muhammad”, maka ia adalah langsung dari nur dan ruh Muhammad, dan menyandang nama spiritual sebagai “Ahmad”.

Dan ketika kata “Ahmad” disebutkan, Nabi Muhammad sering mengemukakan bahwa “ana Ahmad bila mim” (aku adalah Ahmad yang tanpa mim), yakni “Ahad”. Ketika suku bangsa dzahir “arab” disebutkan, beliau sering mengemukakan “ana ‘arabun bila “Ain”, (aku adalah “Arab tanpa ‘Ain), yakni “Rabb”. Inilah kesaksian itu, atau syahadat.

Kalau kita membayangkan nabi secara fisikal maka kita akan menghayalkan tentang nabi. Nah, pada saat Allah kita rasakan hadir atau bersemayam dalam diri Nabi yang berada di kedalaman lubuk hati kita, maka terlepaslah ucapan “Muhammad al-Rasul Allah” sebagai kesaksian. Lalu kesaksian ini kita lepaskan ke dalamDzat Allah. Sehingga kemudian tercipta apa yang disebut sebagai “Tunggal ing Allah hiya kang amuji hiya kang pimuji”, kemanunggalan dengan Allah sehingga

Nasehat Aksara Jawa



 
A. Pembukaan Huruf Jawa

1. Huruf Ha
Berarti ‘hidup’, atau huruf berarti juga ada hidup, sebab memang hidup itu ada, karena ada yang menghidupi atau yang memberi hidup, hidup itu adalah sendirian dalam arti abadi atau langgeng tidak terkena kematian dalam menghadapi segala keadaan. Hidup tersebut terdiri atas 4 unsur yaitu:
a. Api
b. Angin
c. Bumi
d. Air


2. Huruf Na
Berari ‘nur’ atau cahaya, yakni cahaya dari Tuhan YME dan terletak pada sifat manusia.

3. Huruf Ca
Berarti ‘cahaya’, artinya cahaya di sini memang sama dengan cahaya yang telah disebutkan di atas. Yakni salah satu sifat Tuhan yang ada pada manusia. Kita telah mengetahui pula akan sifat Tuhan dan sifat-sifat tersebut ada pada yang dilimpahkan Tuhan kepada manusia karena memang Tuhan pun menghendaki agar manusia itu mempunyai sifat

Primbon "mengetahui watak dan karakter seseorang"

PRIMBON™ - Gerbang Dunia Mistik & Alam Gaib

Primbon Jodoh

Numerologi Rahasia Cinta

Nomor Bagua Shuzi